Materi kelompok 2 “ Ginjal”
Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak dalam rongga perut yaitu di sebelah kiri dan kanan tulang pinggang. Letak ginjal kanan sedikit lebih rendah daripada ginjal kiri karena letaknya terdesak oleh kedudukan hati. Kedua ginjal tersebut berbentuk seperti kacang merah dan berwarna merah keunguan. Ukurannya kira-kira 11x 6x 3 cm. Beratnya antara 120-170 gram atau lebih kurang 0,5% dari berat badan. Darah yang masuk ke ginjal akan mengalami proses penyaringan. Jumlah darah yang mengalir melalui ginjal kira-kira 1,2 liter tiap menit. Artinya setiap 4-5 menit semua darah yang beredar dalam tubuh melalui ginjal.
Proses penyaringan terjadi di unsur sangat kecil di dalam ginjal kita yang disebut nefron. Setiap ginjal mengandung kurang lebih sejuta nefron. Dalam nefron, sebuah glomerulus – pembuluh darah yang sangat kecil, atau kapiler – berjalin dengan pembuluh pengumpulan air seni yang sangat kecil, yang disebut tubul. Penggantian kimia yang rumit terjadi, dengan bahan ampas dan air keluar dari darah dan masuk ke sistem air seni.BAGIAN-BAGIAN GINJAL
Struktur ginjal terdiri dari:
· kulit ginjal (korteks)
· sumsum ginjal Bentuknya seperti kacang merah, berjumlah sepasang terdiri atas badan berbentuk kerucut yang disebut piramida ginjal.
· rongga ginjal (pelvis).
Ginjal dibungkus oleh lapisan jaringan ikat longgar yang disebut kapsula. Pada bagian kulit ginjal terdapat jutaan nefron yang berfungsi sebagai penyaring darah. Setiap nefron tersusun sebuah komponen penyaring yang disebut korpuskula (atau badan Malphigi)dan saluran panjang (Tubula/tubulus) yang bergelung. Badan Malpighi tersusun oleh Glomerulus dan kapsul Bowman (Kapsula Bowman). Glomerulus adalah anyaman pembuluh darah yang berbentuk simpul, sedangkan kapsul browman adalah bagian dari badan Malpighhi yang berbentuk seperti cawan yang mengelilingi glomerulus. Setiap korpuskula mengandung gulungan kapiler darah yang disebut glomerulus yang berada dalam kapsula Bowman. Tubulus ginjal merupakan lanjutan dari kapsula Bowman. Bagian yang mengalirkan filtrat glomerular dari kapsula Bowman disebut
ü tubulus proksimal. adalah bagian dari ginjal yang membantu terjadinya proses reabsorpsi/ penyerapan kembali zat2 yang diperlukan setelah filtasi/penyaringan yang dilakukan di glomerulus. Pada saat reabsorpsi zat2 yang di serap kembali adalah: glukosa, asam amino dan ion-ion anorganik (Na+,K+, Ca++, Cl-, HCO3-, HPO4-3, SO4-3). Nah, kalo urin seseorang mengandung glukosa, berarti dia memiliki masalah di tubulus proksimalnya. Urin yang di hasilnya dari proses ini di namakan urin sekunder
ü lengkung Henle Lengkung Henle diberi nama berdasar penemunya yaitu Friedrich Gustav Jakob Henle di awal tahun 1860-an. Lengkung Henle menjaga gradien osmotik dalam pertukaran lawan arus yang digunakan untuk filtrasi.
Unit fungsional dasar dari ginjal adalah nefron yang dapat berjumlah lebih dari satu juta buah dalam satu ginjal normal manusia dewasa. Nefron berfungsi sebagai penyaring darah, yang masuk melalui pembuluh nadi ginjal (arteri renal). kemudian mereabsorpsi cairan dan molekul yang masih diperlukan tubuh. Molekul dan sisa cairan lainnya akan dibuang. Hasil akhir yang kemudian diekskresikan disebut urin. Sementara itu, Dinding kapiler dari glomerulus memiliki pori-pori untuk filtrasi atau penyaringan. Darah dapat disaring melalui dinding epitelium tipis yang berpori dari glomerulus dan kapsula Bowman karena adanya tekanan dari darah yang mendorong plasma darah. Filtrat yang dihasilkan akan masuk ke dalan tubulus ginjal. Darah yang telah tersaring akan meninggalkan ginjal lewat arteri eferen. Di antara darah dalam glomerulus dan ruangan berisi cairan dalam kapsula Bowman terdapat tiga lapisan:
- kapiler selapis sel endotelium pada glomerulus
- lapisan kaya protein sebagai membran dasar
- selapis sel epitel melapisi dinding kapsula Bowman (podosit)
Selain menghilangkan bahan ampas, ginjal kita mengeluarkan tiga hormon yang penting:
- eritropoietin, atau EPO, yang merangsang sumsum tulang untuk membuat sel darah merah
- renin, yang mengatur tekanan darah
- kalsitriol, bentuk aktif vitamin D, yang membantu menahan zat kalsium untuk tulang, dan untuk keseimbangan kimia yang normal dalam tubuh
FUNGSI GINJAL
1. Menyaring dan membersihkan darah dari zat-zat sisa metabolisme tubuh
2. Mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan
3. Reabsorbsi (penyerapan kembali) elektrolit tertentu yang dilakukan oleh bagian tubulus ginjal
4. Menjaga keseimbanganan asam basa dalam tubuh manusia
5. Menghasilkan zat hormon yang berperan membentuk dan mematangkan sel-sel darah merah (SDM) di sumsum tulang.
1. Menyaring dan membersihkan darah dari zat-zat sisa metabolisme tubuh
2. Mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan
3. Reabsorbsi (penyerapan kembali) elektrolit tertentu yang dilakukan oleh bagian tubulus ginjal
4. Menjaga keseimbanganan asam basa dalam tubuh manusia
5. Menghasilkan zat hormon yang berperan membentuk dan mematangkan sel-sel darah merah (SDM) di sumsum tulang.



































































































































