1.
Sebutkan 5 jenis
barang yang diekspor Indonesia ke Jepang dan sebutkan pula 5 jenis barang yang
diimpor Indonesia dari Jepang !
jawab :
jawab :
1. Barang Ekspor Indonesia ke Jepang :
® Hasil lautan seperti rumput laut dan ikan tuna
® Bahan mentah hasil tambang (Migas)
® Hasil kerajinan/kesenian
® Tanaman pangan/hasil pangan
® Hasil produk peternakan
2.
Barang Import
Indonesia dari Jepang
®
Produk-produk
Elektronik seperti televisi, radio, computer, telepon dll
®
Macam-macam alat
transportasi seperti motor, mobil, dan kereta api
®
Barang-barang
peralatan rumah tangga dan berbagai mainan anak-anak
®
Hasil kesenian
seperti macam-macam bentuk porselin (keramik, Gucci, piring hias, dsb)
®
Macam-macam produk
sandang seperti pakaian, sepatu, tas, ikat pinggang dll
2.
Bagaimana penerapan
kebijakan perdagangan internasional di Indonesia? Apa pengaruhnya terhadap
kegiatan ekspor dan impor?
jawab :
jawab :
penerapan kebijakan perdagangan internasional oleh pemerintah Indonesia
pemerintah Indonesia, menerapkan kebijakan perdagangan bebas Kebijakan perdagangan bebas. Kebijakan ini menghendaki perdagangan internasional berlangsung tanpa adanya hambatan apapun dari pemerintah, baik hambatan tariff maupun hambatan kuota. Contohnya perdagangan bebas antara Indonesia dengan China. Dalam hal ini Indonesia membebaskan pajak/bea cukai produk impor dari China. Hal ini menyebabkan produk impor dari Cina dijual dengan harga yang relative murah di Indonesia. Dengan demikian, secara otomatis produk dalam negri mengalami pengurangan daya beli sehingga menyebabkan banyak produsen-produsen dalam negri mengalami kerugian. Selain itu, dengan kebebasan pajak bea impor china yang menyebabkan barang impor cina murah menyababkan kerugian dalam kegiatan ekspor bahan mentah Indonesia ke china. Hal itu disebabkan karena harga jual barang jadi murah sehingga harga beli bahan mentahpun harus lebih murah. Hal itu menyebabkan kerugian bagi Negara pengekspor bahan mentah seperti Indonesia.
pemerintah Indonesia, menerapkan kebijakan perdagangan bebas Kebijakan perdagangan bebas. Kebijakan ini menghendaki perdagangan internasional berlangsung tanpa adanya hambatan apapun dari pemerintah, baik hambatan tariff maupun hambatan kuota. Contohnya perdagangan bebas antara Indonesia dengan China. Dalam hal ini Indonesia membebaskan pajak/bea cukai produk impor dari China. Hal ini menyebabkan produk impor dari Cina dijual dengan harga yang relative murah di Indonesia. Dengan demikian, secara otomatis produk dalam negri mengalami pengurangan daya beli sehingga menyebabkan banyak produsen-produsen dalam negri mengalami kerugian. Selain itu, dengan kebebasan pajak bea impor china yang menyebabkan barang impor cina murah menyababkan kerugian dalam kegiatan ekspor bahan mentah Indonesia ke china. Hal itu disebabkan karena harga jual barang jadi murah sehingga harga beli bahan mentahpun harus lebih murah. Hal itu menyebabkan kerugian bagi Negara pengekspor bahan mentah seperti Indonesia.
3.
Peraturan pedagangan
disetiap Negara berbeda-beda. Bagaimana peraturan perdagangan Indonesia
terhadap Malaysia?
jawab :
jawab :
Peraturan perdagangan
antara Indonesia dan Malaysia (bilateral) lebih rumit dibandingkan peraturan
perdagangan dalam negeri. Peraturan antara dua Negara itu harus ditaati oleh
pedagang internasional sekurang-kurangnya berlaku pada 2 negara tersebut. Indonesia dan Malaysia melakukan perdagangan
produk migas(seperti batu bara kokas dan briket) dan non migas(seperti minyak
dan lemak nabati, kopi, teh, dan rempah-rempah, alat telekomunikasi, benang,
alat tekstil, mesin kantor dan pengolah data, ikan , kerang, dan olahannya)
4.
Mengapa diversifikasi
produk ekspor dapat meningkatkan volume ekspor?
jawab :
jawab :
diversifikasi produk ekspor mempunyai arti penganekaragaman produk
ekspor yaitu suatu kegiatan menambah banyak macam atau jenis barang-barang yang
diekspor.
Diversifikasi produk ekspor bertujuan untuk menambah keanekaragaman/ jenis-jenis produk yang dapat dijual dalam perdagangan internasional. Dengan demikian, jika terjadi penambahan jenis produk yang akan diekspor, maka secara otomatis jenis bahan ekspor semakin banyak untuk diperdagangkan sehingga menambah volume ekspor.
Diversifikasi produk ekspor bertujuan untuk menambah keanekaragaman/ jenis-jenis produk yang dapat dijual dalam perdagangan internasional. Dengan demikian, jika terjadi penambahan jenis produk yang akan diekspor, maka secara otomatis jenis bahan ekspor semakin banyak untuk diperdagangkan sehingga menambah volume ekspor.
5.
Menurut pendapatmu,
bagaimana fungsi KADIN bagi peningkatan volume ekspor Indonesia?
jawab :
jawab :
KADIN adalah singkatan dari Kamar Dagang dan Industri. KADIN diatur
dalam KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 1988 TENTANG PERSETUJUAN ATAS ANGGARAN DASAR
DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI,
Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987, Pasal 4 ayat (1) dan
Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Dalam Kepres no3 tahun 1998, dijelaskan bahwa KADIN (Kamar Dagang dan Industri)
adalah wadah bagi pengusaha Indonesia dan bergerak dalam bidang
perekonomian. Mempunyai fungsi
sbb:
a. mempersatukan, mengarahkan, dan mengerahkan
kemampuan usaha serta kegiatan para anggotanya untuk mencapai tujuan bersama.
b. memperjuangkan aspirasi dan kepentingan
anggota, serta menyebarluaskan informasi kepada anggota.
c. menyelenggarakan pembinaan, pembimbingan,
penelitian dan pengembangan, serta pendidikan dan latihan bagi anggota.
d. menyelenggarakan komunikasi dan konsultasi
antar pengusaha, antara pengusaha dan pemerintah, serta antara pengusaha dan
masyarakat mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan perdagangan,
perindustrian, dan jasa dalam arti luas yang mencakup seluruh kegiatan ekonomi
demi meningkatkan peran angotanya dalam melaksanakan pembangunan nasional.
e. menyelenggarakan hubungan aktif dengan
badan-badan yang melakukan kegiatan ekonomi, baik regional maupun
internasional, yang menguntungkan perkembangan perekonomian dan dunia usaha
nasional.
Fungsi
KADIN bagi peningkatan volume ekspor adalah membentuk lembaga yang menangani
promosi dan pusat informasi dagang di luar negeri. Misalnya kantor-kantor pusat
promosi dagang Indonesia (ITCP) yang mengusahakan agar produk-produk Indonesia
dikenal di luar negeri sehingga dapat mengembangkan volume ekspor Indonesia.
6.
Kebijakan
impor beras selalu menjadi polemic antara pemerintah, importer dan petani. Apa yang
harus dilakukan pemerintah agar kebijakan itu tidak hanya menguntungkan
importer, tetapi menguntungkan juga bagi para petani?
jawab :
jawab :
®
Membatasi
jumlah(kuota) impor produk beras
®
Mengembangkan
usaha sector primer/pertanian
®
Mendukung
lewat subsidi ekspor
®
Peningkatan
efisiensi terhadap sector petanian
®
Intensifikasi
pertanian
®
Memberikan
premi yaitu bantuan dana bagi produsen yang bergerak di bidang pertanian
7.
Bagaimana
ondisi neraca perdagangan Indonesia saat ini? Apakah neraca perdagangan
Indonesia termaksud dalam rencana perdagangan surplus, deficit atau berimbang?
Jawab :
Jawab :
Neraca perdagangan adalah suatu daftar yang
memuat transaksi ekspor dan impor dalam
jangka waktu tertentu. Neraca perdagangan biasa disebut juga ekspor netto.
Macam-mcam kondisi neraca adalah sbb :
a)
Neraca
perdagangan surplus/aktif/positif/favorable, yaitu neraca yang dibuat apabila
nilai ekspor lebih besar daripada nilai impor
b)
Neraca
perdagangan Defisit/pasif/negative/unfaroble, yaitu neraca yang dibuat apabila
nilai impor lebih besar dari nilai ekspor
c)
Neraca
perdaganagn berimbang/balance, yaitu neraca yang dibuat apabila nilai ekspor
sama dengan nilai impor.
Kondisi
neraca perdagangan sebelum diberlakukannya perdagangan bebas sekitar tahun
2005-2007 mengalami surplus namun sekarang ini, sejak diberlakukannya
perdagangan bebas dengan Cina, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit. neraca
perdagangan Indonesia-China berada dalam posisi 49,2 miliar dollar AS dan 52
miliar dollar AS. Artinya, barang Indonesia yang diekspor ke China nilainya
49,2 miliar dollar AS, sedangkan barang China yang diekspor ke Indonesia
nilainya 52 miliar dollar AS. Neraca perdagangan Indonesia defisit sekitar 2,8
miliar dollar AS menurut catatan China Sedangkan
menurut catatan Indonesia, defisit yang dialami Indonesia sebenarnya sekitar 5
miliar-7 miliar dollar AS.