Minggu, 06 November 2011

Tugas Ekonomi



1.      Sebutkan 5 jenis barang yang diekspor Indonesia ke Jepang dan sebutkan pula 5 jenis barang yang diimpor Indonesia dari Jepang !
jawab  :
1.      Barang Ekspor Indonesia ke Jepang :
®    Hasil lautan seperti rumput laut dan ikan tuna
®    Bahan mentah hasil tambang (Migas)
®    Hasil kerajinan/kesenian
®    Tanaman pangan/hasil pangan
®    Hasil produk peternakan
2.      Barang Import Indonesia dari Jepang
®    Produk-produk Elektronik seperti televisi, radio, computer, telepon dll
®    Macam-macam alat transportasi seperti motor, mobil, dan kereta api
®    Barang-barang peralatan rumah tangga dan berbagai mainan anak-anak
®    Hasil kesenian seperti macam-macam bentuk porselin (keramik, Gucci, piring hias, dsb)
®    Macam-macam produk sandang seperti pakaian, sepatu, tas, ikat pinggang dll

2.      Bagaimana penerapan kebijakan perdagangan internasional di Indonesia? Apa pengaruhnya terhadap kegiatan ekspor dan impor?
jawab    :  
penerapan kebijakan perdagangan internasional oleh pemerintah Indonesia
pemerintah Indonesia, menerapkan kebijakan perdagangan bebas Kebijakan perdagangan bebas. Kebijakan ini menghendaki perdagangan internasional berlangsung tanpa adanya hambatan apapun dari pemerintah, baik hambatan tariff maupun hambatan kuota. Contohnya  perdagangan bebas antara Indonesia dengan China. Dalam hal ini Indonesia membebaskan pajak/bea cukai produk impor dari China. Hal ini menyebabkan produk impor dari Cina dijual dengan harga yang relative murah di Indonesia. Dengan demikian, secara otomatis produk dalam negri mengalami pengurangan daya beli sehingga menyebabkan banyak produsen-produsen dalam negri mengalami kerugian. Selain itu, dengan kebebasan pajak bea impor china yang menyebabkan barang impor cina murah menyababkan kerugian dalam kegiatan ekspor  bahan mentah Indonesia ke china. Hal itu disebabkan karena harga jual barang jadi murah sehingga harga beli bahan mentahpun harus lebih murah. Hal itu menyebabkan kerugian bagi Negara pengekspor bahan mentah seperti Indonesia.

3.      Peraturan pedagangan disetiap Negara berbeda-beda. Bagaimana peraturan perdagangan Indonesia terhadap Malaysia?
jawab    :
Peraturan perdagangan antara Indonesia dan Malaysia (bilateral) lebih rumit dibandingkan peraturan perdagangan dalam negeri. Peraturan antara dua Negara itu harus ditaati oleh pedagang internasional sekurang-kurangnya berlaku pada 2 negara tersebut.  Indonesia dan Malaysia melakukan perdagangan produk migas(seperti batu bara kokas dan briket) dan non migas(seperti minyak dan lemak nabati, kopi, teh, dan rempah-rempah, alat telekomunikasi, benang, alat tekstil, mesin kantor dan pengolah data, ikan , kerang, dan olahannya)


4.      Mengapa diversifikasi produk ekspor dapat meningkatkan volume ekspor?
jawab    :  
diversifikasi produk ekspor mempunyai arti penganekaragaman produk ekspor yaitu suatu kegiatan menambah banyak macam atau jenis barang-barang yang diekspor.
Diversifikasi produk ekspor bertujuan untuk menambah keanekaragaman/ jenis-jenis produk yang dapat dijual dalam perdagangan internasional. Dengan demikian, jika terjadi penambahan jenis produk yang akan diekspor, maka secara otomatis  jenis bahan ekspor semakin banyak untuk diperdagangkan sehingga menambah volume ekspor.



5.      Menurut pendapatmu, bagaimana fungsi KADIN bagi peningkatan volume ekspor Indonesia?
jawab    :
KADIN adalah singkatan dari Kamar Dagang dan Industri. KADIN diatur dalam KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 1988 TENTANG PERSETUJUAN ATAS ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI, Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987, Pasal 4 ayat (1) dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Dalam Kepres no3 tahun 1998, dijelaskan bahwa KADIN (Kamar Dagang dan Industri) adalah wadah bagi pengusaha Indonesia dan bergerak dalam bidang perekonomian. Mempunyai fungsi sbb:
a.     mempersatukan, mengarahkan, dan mengerahkan kemampuan usaha serta kegiatan para anggotanya untuk mencapai tujuan bersama.
b.    memperjuangkan aspirasi dan kepentingan anggota, serta menyebarluaskan informasi kepada anggota.
c.     menyelenggarakan pembinaan, pembimbingan, penelitian dan pengembangan, serta pendidikan dan latihan bagi anggota.
d.    menyelenggarakan komunikasi dan konsultasi antar pengusaha, antara pengusaha dan pemerintah, serta antara pengusaha dan masyarakat mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan perdagangan, perindustrian, dan jasa dalam arti luas yang mencakup seluruh kegiatan ekonomi demi meningkatkan peran angotanya dalam melaksanakan pembangunan nasional.
e.     menyelenggarakan hubungan aktif dengan badan-badan yang melakukan kegiatan ekonomi, baik regional maupun internasional, yang menguntungkan perkembangan perekonomian dan dunia usaha nasional.
Fungsi KADIN bagi peningkatan volume ekspor adalah membentuk lembaga yang menangani promosi dan pusat informasi dagang di luar negeri. Misalnya kantor-kantor pusat promosi dagang Indonesia (ITCP) yang mengusahakan agar produk-produk Indonesia dikenal di luar negeri sehingga dapat mengembangkan volume ekspor Indonesia.

6.      Kebijakan impor beras selalu menjadi polemic antara pemerintah, importer dan petani. Apa yang harus dilakukan pemerintah agar kebijakan itu tidak hanya menguntungkan importer, tetapi menguntungkan juga bagi para petani?
jawab :
®    Membatasi jumlah(kuota) impor produk beras
®    Mengembangkan usaha sector primer/pertanian
®    Mendukung lewat subsidi ekspor
®    Peningkatan efisiensi terhadap sector petanian
®    Intensifikasi pertanian
®    Memberikan premi yaitu bantuan dana bagi produsen yang bergerak di bidang pertanian

7.      Bagaimana ondisi neraca perdagangan Indonesia saat ini? Apakah neraca perdagangan Indonesia termaksud dalam rencana perdagangan surplus, deficit atau berimbang?
Jawab  :
Neraca perdagangan adalah suatu daftar yang memuat transaksi ekspor  dan impor dalam jangka waktu tertentu. Neraca perdagangan biasa disebut juga ekspor netto. Macam-mcam kondisi neraca adalah sbb :
a)     Neraca perdagangan surplus/aktif/positif/favorable, yaitu neraca yang dibuat apabila nilai ekspor lebih besar daripada nilai impor
b)     Neraca perdagangan Defisit/pasif/negative/unfaroble, yaitu neraca yang dibuat apabila nilai impor lebih besar dari nilai ekspor
c)      Neraca perdaganagn berimbang/balance, yaitu neraca yang dibuat apabila nilai ekspor sama dengan nilai impor.
Kondisi neraca perdagangan sebelum diberlakukannya perdagangan bebas sekitar tahun 2005-2007 mengalami surplus namun sekarang ini, sejak diberlakukannya perdagangan bebas dengan Cina, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit. neraca perdagangan Indonesia-China berada dalam posisi 49,2 miliar dollar AS dan 52 miliar dollar AS. Artinya, barang Indonesia yang diekspor ke China nilainya 49,2 miliar dollar AS, sedangkan barang China yang diekspor ke Indonesia nilainya 52 miliar dollar AS. Neraca perdagangan Indonesia defisit sekitar 2,8 miliar dollar AS menurut catatan China Sedangkan menurut catatan Indonesia, defisit yang dialami Indonesia sebenarnya sekitar 5 miliar-7 miliar dollar AS.



2 komentar: