Rabu, 12 Desember 2012

dear world, i'm an ELF


sedikit curcol ya. cuma pengen ngepost apa yang ingin kutulis mengenai fandomku tercinta, ELF..

EVER LASTING FRIEND. SUPER JUNIOR.  Kalimat yang kini menjadi salah satu bagian hidupku. Dulu aku sebelum mengenal ELF, mengenal SUPER JUNIOR,  aku sempat berpikir, apa yang bisa dibanggakan dari seorang yang hanya FRIEND, yang hanya teman saja? Buka kekasih, atau yang lebih lah dari FRIEND. Hanya predikat seorang teman, tak lebih. Lalu mengapa begitu banyak orang yang dngan bangganya menyertakan kalimat ELF dalam nama mereka, sebagai identitas mereka dan bahkan keluarga mereka. Mengapa?
Semua itu terjawab seketika saat aku benar-benar ‘terjebak’ dalam dunia ELF. Kebanggaan terbesar saat aku munyebutkan kata-kata itu, Aku Seorang Ever Lasting Friend. Mengapa? bukan hanya sekedar FRIEND, tapi EVER LASTING FRIEND. Sahabat selamanya. Kekasih bisa saja datang dan pergi menyisahkan kata mantan, namun tak begitu dengan sahabat. Fans hanya sebatas seorang pengagum, tapi sahabat lebih dari sekedar pengagum. Saling mengerti, saling memahami, saling menyayangi dan tentu saja saling menjaga. Itulah mengapa kini, aku begitu bangga menyebutkan EVER LASTING FRIEND SUPER JUNIOR sebagai identitasku.
Kini aku benar-benar masuk ke dalam dunia sahabat sejati SUPER JUNIOR. Bukan lagi 13, namun 15 supermn yang membawaku keluar dari kehidupan monoton sehari-hari kedalam kehidupan seorang fangirl, seorang sahabat, kehidupan keluarga ELF. Kehidupan dimana aku benar-benar merasa ada, benar-benar merasa menjadi bagian yang tidak pernah diabaikan, kehidupan yang saling mengerti, memahami, mencintai. Saat aku terpuruk dalam dunia nyataku, keluarga ELF selalu menerimaku. Menghapus air mataku, menghiburku. Membuatku merasa nyaman.
Terkadang berbagai kata dilontarkan menusuk hatiku. Mengapa kamu menghabiskan uang jajanmu untuk hal yang sia-sia seperti poster-poster ini, baju ini? Kamu begitu mengenal mereka, namun apakah mereka menganalmu? Apa hebatnya SJ sehingga kamu menjadi aneh kayak gini? Suju kan gay, Suju kan illuminati, Suju kan ini, Suju kan itu. Tentu jika kita menjadi seorang ELF akan benar-benar meraskan sakit. Lalu muncul pertayaan, Mengapa kamu begitu mencintai mereka?
Bukan karena mereka jago dance, bukan karena mereka hebat nyanyi, banyak juga yang jago dance dan hebat nyanyi. Aku mencintai mereka karena hatiku berkata demikian. Mampukah hati berkata bohong? Karena itu mereka, karena mereka super junior, dan karena hati ini telah memilih.
Dapatkah kamu menemukan idola yang sangat menyayangi para fans mereka bahkan menganggap fans mereka sebagai hal penting yang harus dijaga, disayangi? Dapatkah kalian menemukan idola yang menyuruh fans-fansnya pulang sewaktu menunggu mereka di bandara karena kemalaman demi kesehatan fans-fansnya? Dapatkah kamu menemukan idola yang mengatakan LOVE ! LOVE! Ke fans-fansnya? Dapatkah kamu menemukan idola yang begitu menghargai fansnya hingga meneteskan air mata? Dapatkah kamu menemukan idola yang rela member penghormatan tanpa jemu dalam setiap akhir konser? Dapatkah kamu menemukan idola yang mengatakan fansnya para malaikat? Ya aku dapat menemukanya. Mereka SUPER JUNIOR.
Mungkin ini menjadi sebuah lelucon bagi sebagian orang. Tapi itu karena mereka tak pernah merasakannya. Merasakan hangatnya kasih sayang antara kami. Merasakan indahnya tertawa bersama, menangis bersama, saling mendukung, saling menyanyangi.
Ini juga merupakan pertama kalinya aku benar-benar mencintai idolaku. Cinta yang saling terbalaskan namun tak dapat saling memiliki. Sakit, namun bukankah predikat EVER LASTING FRIEND sudah sangat berharga untuk dijaga?
Ini pertama kalinya aku merasakan bagaimana tertawa ketika mereka tertawa, gembira ketika mereka gembira, khawatir ketika mereka sakit, cemburu ketika melihat mereka bersama wanita lain, dan menangis ketika mereka meneteskan air mata.
Ini pertama kalinya untukku ketika merasakan bagaimana berjuang memperebutkan majalah yang berisi poster SUJU, bagaimana berhadapan berjam-jam dengan laptop untuk mencari tau segala sesuatu  tentang mereka, bagaimana merelakan uang jajan untuk sebuah baju dengan tulisan I’m Proud To Be Super Junior ELF, bagaimana membuat laptop kakakku rusak karena dipakai untuk mendownload segala hal tentang SJ.
Namun, akankah aku merasakan hal seperti ini 10 tahun lagi, akankah aku masih bisa menemui 15 orang yang sangat kucintai dalam sebuah grup dengan nama Super Junior? Akankah aku dapat menyaksikan mereka semua dalam satu panggung? Akankah aku melihat kekonyolan mereka lagi? Akankah kutemui poster dengan wajah indah mereka lagi? Akankah semua akan berubah, akan menghilang, akan terlupakan?
Mungkinkah nanti nama Super Junior akan perlahan tenggelam dibawah nama pendatang-pendatang baru? Waktu semakin berjalan, umur semakin bertambah. Akankah aku bisa melihat mereka lagi dengan dance sorry sorry ?
Ataukah nanti, mereka akan berjalan menuju kehidupan masing-masing? Bagaimana dengan ELF? Hidup akan terus berjalan, segalanya akan berubah. Begitu menyesakakkan bila membayangkan bertahun-tahun  yang akan datang tanpa nama Super junior. Namun satu yang harus ku yakini, kita semua yakini. Super junior dan ELF bisa saja menjadi sejarah, namun cinta kami, cinta yang lebih besar daripada cinta romeo pada Juliet, akan bertahan selamanya. Cinta Indah Super Junior-ELF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar