sedikit curcol ya. cuma pengen ngepost apa yang ingin kutulis mengenai fandomku tercinta, ELF..
EVER LASTING FRIEND. SUPER
JUNIOR. Kalimat yang kini menjadi salah
satu bagian hidupku. Dulu aku sebelum mengenal ELF, mengenal SUPER JUNIOR, aku sempat berpikir, apa yang bisa dibanggakan
dari seorang yang hanya FRIEND, yang hanya teman saja? Buka kekasih, atau yang
lebih lah dari FRIEND. Hanya predikat seorang teman, tak lebih. Lalu mengapa
begitu banyak orang yang dngan bangganya menyertakan kalimat ELF dalam nama
mereka, sebagai identitas mereka dan bahkan keluarga mereka. Mengapa?
Semua itu terjawab seketika
saat aku benar-benar ‘terjebak’ dalam dunia ELF. Kebanggaan terbesar saat aku
munyebutkan kata-kata itu, Aku Seorang Ever Lasting Friend. Mengapa? bukan
hanya sekedar FRIEND, tapi EVER LASTING FRIEND. Sahabat selamanya. Kekasih bisa
saja datang dan pergi menyisahkan kata mantan, namun tak begitu dengan sahabat.
Fans hanya sebatas seorang pengagum, tapi sahabat lebih dari sekedar pengagum.
Saling mengerti, saling memahami, saling menyayangi dan tentu saja saling
menjaga. Itulah mengapa kini, aku begitu bangga menyebutkan EVER LASTING FRIEND
SUPER JUNIOR sebagai identitasku.
Kini aku benar-benar masuk
ke dalam dunia sahabat sejati SUPER JUNIOR. Bukan lagi 13, namun 15 supermn
yang membawaku keluar dari kehidupan monoton sehari-hari kedalam kehidupan
seorang fangirl, seorang sahabat, kehidupan keluarga ELF. Kehidupan dimana aku
benar-benar merasa ada, benar-benar merasa menjadi bagian yang tidak pernah
diabaikan, kehidupan yang saling mengerti, memahami, mencintai. Saat aku
terpuruk dalam dunia nyataku, keluarga ELF selalu menerimaku. Menghapus air
mataku, menghiburku. Membuatku merasa nyaman.
Terkadang berbagai kata
dilontarkan menusuk hatiku. Mengapa kamu menghabiskan uang jajanmu untuk hal
yang sia-sia seperti poster-poster ini, baju ini? Kamu begitu mengenal mereka,
namun apakah mereka menganalmu? Apa hebatnya SJ sehingga kamu menjadi aneh
kayak gini? Suju kan gay, Suju kan illuminati, Suju kan ini, Suju kan itu.
Tentu jika kita menjadi seorang ELF akan benar-benar meraskan sakit. Lalu
muncul pertayaan, Mengapa kamu begitu mencintai mereka?
Bukan karena mereka jago
dance, bukan karena mereka hebat nyanyi, banyak juga yang jago dance dan hebat
nyanyi. Aku mencintai mereka karena hatiku berkata demikian. Mampukah hati
berkata bohong? Karena itu mereka, karena mereka super junior, dan karena hati
ini telah memilih.
Dapatkah kamu menemukan
idola yang sangat menyayangi para fans mereka bahkan menganggap fans mereka
sebagai hal penting yang harus dijaga, disayangi? Dapatkah kalian menemukan
idola yang menyuruh fans-fansnya pulang sewaktu menunggu mereka di bandara
karena kemalaman demi kesehatan fans-fansnya? Dapatkah kamu menemukan idola
yang mengatakan LOVE ! LOVE! Ke fans-fansnya? Dapatkah kamu menemukan idola
yang begitu menghargai fansnya hingga meneteskan air mata? Dapatkah kamu
menemukan idola yang rela member penghormatan tanpa jemu dalam setiap akhir
konser? Dapatkah kamu menemukan idola yang mengatakan fansnya para malaikat? Ya
aku dapat menemukanya. Mereka SUPER JUNIOR.
Mungkin ini menjadi sebuah
lelucon bagi sebagian orang. Tapi itu karena mereka tak pernah merasakannya.
Merasakan hangatnya kasih sayang antara kami. Merasakan indahnya tertawa
bersama, menangis bersama, saling mendukung, saling menyanyangi.
Ini juga merupakan pertama
kalinya aku benar-benar mencintai idolaku. Cinta yang saling terbalaskan namun
tak dapat saling memiliki. Sakit, namun bukankah predikat EVER LASTING FRIEND
sudah sangat berharga untuk dijaga?
Ini pertama kalinya aku
merasakan bagaimana tertawa ketika mereka tertawa, gembira ketika mereka
gembira, khawatir ketika mereka sakit, cemburu ketika melihat mereka bersama
wanita lain, dan menangis ketika mereka meneteskan air mata.
Ini pertama kalinya untukku
ketika merasakan bagaimana berjuang memperebutkan majalah yang berisi poster
SUJU, bagaimana berhadapan berjam-jam dengan laptop untuk mencari tau segala
sesuatu tentang mereka, bagaimana
merelakan uang jajan untuk sebuah baju dengan tulisan I’m Proud To Be Super
Junior ELF, bagaimana membuat laptop kakakku rusak karena dipakai untuk
mendownload segala hal tentang SJ.
Namun, akankah aku merasakan
hal seperti ini 10 tahun lagi, akankah aku masih bisa menemui 15 orang yang
sangat kucintai dalam sebuah grup dengan nama Super Junior? Akankah aku dapat
menyaksikan mereka semua dalam satu panggung? Akankah aku melihat kekonyolan
mereka lagi? Akankah kutemui poster dengan wajah indah mereka lagi? Akankah
semua akan berubah, akan menghilang, akan terlupakan?
Mungkinkah nanti nama Super
Junior akan perlahan tenggelam dibawah nama pendatang-pendatang baru? Waktu
semakin berjalan, umur semakin bertambah. Akankah aku bisa melihat mereka lagi
dengan dance sorry sorry ?
Ataukah nanti, mereka akan
berjalan menuju kehidupan masing-masing? Bagaimana dengan ELF? Hidup akan terus
berjalan, segalanya akan berubah. Begitu menyesakakkan bila membayangkan
bertahun-tahun yang akan datang tanpa
nama Super junior. Namun satu yang harus ku yakini, kita semua yakini. Super
junior dan ELF bisa saja menjadi sejarah, namun cinta kami, cinta yang lebih
besar daripada cinta romeo pada Juliet, akan bertahan selamanya. Cinta Indah
Super Junior-ELF
Tidak ada komentar:
Posting Komentar